VIVAnews – Sepuluh anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Bogor tersambar petir saat tengah berlatih mempersiapkan upacara 17 Agustus di Lapangan Sempur, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 3 Agustus 2010.

Tak hanya mereka, seorang pedagang mie ayam yang berada di dekat lokasi latihan juga tersambar petir. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Umum PMI Bogor.

Anggota Paskibra yang menjadi korban adalah Muhammad Iqbal, 19, Dodi, 18, Maulana, 19, Rangga Rajasehati, 19, Teguh Rahmat, Kanca, Deni Wijayanti, Toto Sugianto, Fantri, dan Arga Satria. Sedangkan pedagang mie ayam bernama Lutpillah, 30, warga Cimanggu RT 6/4, Cibadak, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Menurut Kanca, salah satu korban yang masih dirawat di RSU PMI Bogor, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30. Kala itu mereka tengah istirahat karena hujan besar disertai petir. “Saat kami sedang asyik memakan mie ayam, tiba-tiba Fantri terpental disambar petir,” katanya.

Masih syok melihat Fantri, Muhammad Iqbal yang duduknya berdekatan juga tertimpa hal serupa. Kondisi semakin tak terkendali dan satu per satu yang berada di lokasi terpental. Melihat kejadian itu, anggota Paskibra lain dan warga sekitar segera membawa korban ke RSU PMI. (umi)

Laporan: Ayatullah Humaeni| Bogor